Menemukan silica gel dalam kemasan produk mungkin sudah tidak asing lagi. Bungkusan kecil warna putih dengan isi butiran yang terlihat seperti kaca ini memang banyak dimasukkan ke dalam kemasan produk, misalnya dalam kemasan tas atau sepatu.
Bagi yang belum tahu, bungkusan kecil ini sering dianggap benda asing dan dibuang begitu saja. Padahal jangan asal membuangnya karena memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk mencegah karat dan melindungi produk dalam kemasan.
Penasaran silica gel digunakan untuk apa? Bagaimana cara memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari? Kali ini, kami akan membahas pengertian, fungsi dan kegunaan, serta bagaimana cara memakai butiran kaca berpori tersebut.
Apa itu Silica Gel?
Silica gel adalah mineral alami yang sudah mengalami pemurnian kemudian diolah sehingga berbentuk seperti kaca atau Kristal berpori. Dikenal juga dengan nama absorbent chemical dengan bentuk padat meskipun memiliki nama gel.
Silica gel bersifat amorf dengan kapasitas penyerapan yang tinggi yang terbuat dari bahan dasar NaSiO2 atau sol natrium silikat yang semula berbentuk seperti agar-agar. Kemudian setelah pengolahan bentuknya akan memadat hingga menyerupai butiran kaca tanpa sifat elastis lagi.
Baca juga: Apa itu Bubble Wrap? Yuk Kenali Jenis, Contoh, dan Cara Menggunakannya
Silica gel biasanya berwarna putih, tapi ada juga yang memiliki warna biru. Biasanya digunakan sebagai pengering, penyerap, serta penopang katalis. Jadi, fungsinya sangat beragam dan dapat digunakan di berbagai keperluan.
Fungsi dan Kegunaan Silica Gel pada Kehidupan Sehari-hari
Fungsi silica gel dalam kehidupan sehari-hari sangat banyak. Meskipun sering dianggap sebagai sesuatu yang tidak berguna bagi orang awam, tapi nyatanya kegunaan dari absorbent chemical cukup membantu manusia. Seperti beberapa pemanfaatan berikut:
1. Cegah Karat pada Logam
Apakah silica gel termasuk pengawet? Ya, bisa dikatakan demikian, karena salah satu pemanfaatannya adalah sebagai penyerap kelembapan sehingga dapat membantu mencegah karat pada logam.
Sebagai contoh penggunaannya pada kemasan pisau cukur. Pisau cukur memiliki bahan yang rentan karat sehingga dalam pengemasan dan penyimpanannya perlu ditambahkan absorbent chemical agar bisa tetap awet dan dapat digunakan sesuai fungsinya.
2. Menjadi Pelindung Agar Tas dan Sepatu Tidak Berjamur
Kegunaan silica gel dapat dimanfaatkan sebagai pelindung tas dan sepatu. Sebab dapat menyerap kelembapan di tempat penyimpanan dan membuat tas maupun sepatu terhindar dari jamur.
Selain itu, juga menyerap bau tidak sedap dari tas atau sepatu. Bau tidak sedap pada tas atau sepatu bisa saja muncul saat disimpan dan akan mengakibatkan pertumbuhan jamur.
Dengan memanfaatkan absorbent chemical di ruang penyimpanan, maka bau tidak akan muncul sehingga kemunculan jamur dapat dicegah. Pastikan pengawet berbentuk kristal kaca ini diganti secara berkala.
Baca juga: Ternyata Begini Cara Packing Paket yang Aman, Olshop Wajib Tahu!
3. Cegah Penggumpalan pada Kosmetik
Manfaat silica gel berikutnya adalah mencegah penggumpalan pada produk-produk kosmetik berbentuk bubuk. Produk kosmetik berbentuk bubuk dalam kemasan sangat rentan mengalami penggumpalan, adanya absorbent chemical mencegah hal tersebut.
Dengan menempatkan absorbent chemical dalam kemasan akan membantu produk tetap kering, sebab kelembapan diserap dengan baik sehingga bubuk kosmetik tidak akan menggumpal.
4. Bantu Mengeringkan Ponsel
Selain beras, silica gel juga dapat dimanfaatkan untuk membantu mengeringkan ponsel. Ketika tidak sengaja membuat ponsel basah atau kemasukan air, bisa segera menempatkan ponsel bersama absorbent chemical.
Kristal kaca berpori ini sangat baik dalam menyerap air sehingga air yang masuk ke dalam ponsel bisa segera terserap keluar. Dengan demikian ponsel bisa lebih cepat kering dan terhindar dari kerusakan.
Cara Menggunakan Silica Gel dengan Mudah
Bagaimana cara menggunakan silica gel? Penggunaannya cenderung sangat mudah dan bisa dilakukan hanya dengan menggunakan kemasan yang tertutup rapat. Berikut 2 cara penggunaan absorbent chemical sebagai pengawet dalam kemasan:
- Jika ingin menggunakan absorbent chemical sebagai pengawet cukup dengan menempatkannya ke dalam kantong atau kemasan khusus untuk absorbent chemical. Kemudian pastikan tidak ada udara masuk dengan menutup rapat kemasan.
- Selain dapat digunakan sebagai pengawet produk dalam kemasan, absorbent chemical juga dapat digunakan untuk ruang penyimpanan. Cara menggunakan silica gel dalam ruang penyimpanan tertutup cukup meletakkannya di sudut-sudut ruang penyimpanan.
Satu catatan khusus untuk penggunaan absorbent chemical, yaitu harus ditempatkan pada kemasan maupun ruang yang tertutup rapat. Karena benda ini hanya bisa bekerja dengan baik jika berada di ruang tertutup yang tidak terdapat pertukaran udara.
Selain itu, pastikan untuk mengganti silica gel secara berkala. Sebab ada batas waktu pemakaian, dan jika sudah melewati batas waktu tersebut, maka tidak dapat berfungsi sebagai pengawet, pengering, maupun penyerap. Berapa lama usia silica gel? Umumnya setelah 1-2 bulan harus diganti, terutama apabila digunakan sebagai pengawet pada bahan makanan.
Baca juga: Manfaat Jasa Pengiriman Barang dalam Meningkatkan Penjualan Bisnis Online
Sekarang kamu dapat memahami bahwa absorbent chemical memiliki banyak manfaat dan penggunaannya juga sangat mudah. Silica gel dapat membantu sebagai pengawet produk seperti tas, sepatu, hingga makanan dengan penggunaan sesuai fungsi dan masa ketahanannya.




