Cara menulis alamat kirim paket JNE merupakan informasi penting untuk diketahui agar tidak salah ketika melakukannya. Karena jika salah menulis, ada kemungkinan paket kamu tidak akan sampai ke penerima, apalagi untuk pengiriman jarak jauh.
Penulisan bagian penerima maupun pengirim harus sama jelasnya agar pengiriman melewati kurir tidak bermasalah. Kelihatannya hal ini memang sederhana, tapi ketika kamu salah melakukannya bisa berakibat fatal.
Mulai dari barang yang tidak bisa dikirimkan, harus direturn, hingga menghilang di perjalanan. Agar tidak terjadi masalah seperti ini, sebaiknya ketahui informasi bagaimana menuliskan alamat paket untuk ekspedisi JNE berikut ini.
Cek Layanan: Cek Ongkir JNE Express Reguler, JTR, OKE, dan YES dengan Cepat
Cara Menulis Alamat Paket Barang JNE Express
Gimana menulis alamat paket JNE? Pertanyaan ini mungkin muncul di kepala kamu saat hendak mengirimkan barang melalui ekspedisi JNE. Sebenarnya, tidak sulit untuk mengikuti cara penulisan yang benar, baik untuk paket dokumen atau pengemasan menggunakan dus atau box.
Pastikan kamu sudah mendapatkan informasi mengenai penerima dengan lengkap, paketnya sudah dipacking dengan rapi. Kemudian baru melanjutkan menulis informasi pengiriman yang ditempel pada paket dengan benar. Bisa ikuti cara menulis alamat paket barang JNE berikut ini agar tidak salah melakukannya:
1. Format Penulisan untuk Pengirim dan Penerima Harus Benar
Dalam menuliskan alamat paket yang benar ada 3 informasi penting tidak boleh dilewatkan dan harus ditulis dengan benar, yaitu nama, alamat lengkap, dan nomor telepon aktif yang bisa dihubungi.
Ini merupakan standar cara menulis alamat kirim paket JNE yang tepat dan sesuai ketentuan. Jadi, kamu harus menuliskan seperti berikut ini:
- Pengirim/penerima
- Nama pengirim/penerima
- Nama jalan, nomor rumah, keterangan RT/RW, kelurahan/dusun/desa, kecamatan, kota, provinsi, kodepos
- Nomor telepon aktif dan dapat dihubungi
Format tersebut berlaku untuk penulisan di bagian pengirim maupun penerima. Jadi, harus diikuti agar memudahkan saat pengiriman paket, terutama jika dilakukan pengiriman jarak jauh.
2. Sertakan Nama Panggilan atau Alias
Cara menulis alamat kirim paket JNE berikutnya adalah memastikan untuk menambahkan nama panggilan atau alias untuk memudahkan pencarian penerima. Karena di Indonesia seringkali nama panggilan tidak sesuai dengan nama asli.
Sebagai contoh Andika Jennar, ternyata memiliki panggilan Bang Cimol karena profesinya sebagai penjual cimol. Jadi, keterangan panggilan tersebut dapat ditambahkan.
Cek Layanan: Cek Resi JNE Express Secara Mudah, Praktis, dan Akurat
Selain panggilan juga bisa menyertakan nama tempat atau toko apabila penerima memiliki toko maupun tempat usaha. Penulisannya bisa seperti berikut ini:
- Andika Jennar (Bang Cimol)
- Andika Jennar (Toko Cimol Murah Meriah)
Fungsi dari penambahan nama panggilan atau toko ini akan memudahkan kurir menemukan penerima. Terutama untuk nama toko yang sudah ada di Google Map, makin mudah pengantaran dilakukan oleh kurir JNE.
3. Tuliskan Alamat dengan Lengkap
Cara menulis alamat kirim paket JNE selanjutnya adalah mencantumkan nama jalan hingga kodepos dengan lengkap. Karena bisa saja ada nama jalan sama, tapi berada di desa berbeda, maupun kemiripan lainnya sehingga membingungkan kurir.
Agar tidak terjadi kesalahpahaman dan kesalahan pengiriman, sebaiknya mulai dari nama jalan hingga kodepos dimasukkan baik di bagian penerima maupun pengirim, sebagai contoh:
Jl. Basirih Muara III No: 1001, RT/RW 001/003,
Kel. Kelayan Selatan, Kec. Banjarmasi Selatan,
Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Kodepos: 70225
4. Sesuaikan Peletakan dengan Jenis Paket Dikirimkan
Cara menulis alamat paket JNE berikutnya adalah meletakkan bagian pengirim dan penerima sesuai dengan letaknya. Peletakan yang tepat yaitu bagian penerima di pojok kiri atas dan pengirim di pojok kanan bawah.
Posisi peletakan ini berlaku untuk paket berjenis dokumen maupun yang menggunakan packing kardus/boks. Paket menggunakan packing plastik atau bubblewrap juga menggunakan format peletakan yang sama.
Namun, jika ukurannya terlalu kecil, kamu bisa meletakkan bagian penerima di depan dan pengirim di belakang. Untuk ukuran tulisan bisa disesuaikan dengan besar kecilnya packing, tapi harus tetap mudah dibaca.
5. Bisa Tulis Tangan atau Cetak
Cara menulis alamat kirim paket JNE bisa menggunakan tulisan tangan atau menggunakan pencetak (printer). Syaratnya hanya satu, yaitu harus jelas dan mudah terbaca.
Jika kamu mengelola toko online, sebaiknya mencetak bagian pengirim dan penerima agar terkesan lebih profesional. Selain itu, apabila bekerjasama dengan marketplace biasanya keterangan penerima sudah otomatis, jadi tinggal cetak saja.
Cek Layanan: Cek Ongkir Semua Ekspedisi Akurat dan Cepat
6. Lapisi Bagian Alamat Menggunakan Selotip atau Lakban Bening
Cara menulis alamat kirim paket JNE berikutnya adalah memastikan bagian pengirim dan penerima tertutupi dengan lakban bening atau selotif. Fungsinya agar tidak basah dan luntur ketika terkena air.
Selain itu, agar tahan terhadap gesekan sehingga tidak mudah sobek maupun terkikis tintanya karena gesekan keras dengan benda lain. Cukup dengan menggunakan lakban bening yang ditempelkan di atas bagian alamat pengiriman.
Contoh Penulisan Alamat Paket JNE yang Benar
Cara menulis alamat kirim paket JNE sesuai informasi di poin-poin sebelumnya sudah sesuai standar dari ekspedisi. Berikut contoh yang bisa kamu tiru:
Penerima
Andika Jennar (Toko Cimol Murah Meriah)
Jl. Basirih Muara III No: 1001, RT/RW 001/003,
Kel. Kelayan Selatan, Kec. Banjarmasi Selatan,
Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Kodepos: 70225
No. HP: 0983-0092-0122
Pengirim
Syarifah Hassanah
Jl. Perigi Kecil III No: 10, RT/RW 002/001,
Desa Kuin Kecil, Kec. Aluh-aluh,
Kabupaten Martapura, Kalimantan Selatan
Kodepos: 70982
No. HP: 0189-9928-0001
Sekarang kamu tidak perlu bingung lagi bagaimana cara menulis alamat kirim paket JNE yang benar, karena ternyata cukup simpel hanya perlu memastikan tiga elemen ini terpenuhi, yaitu nama, alamat lengkap, dan nomor telepon aktif yang bisa dihubungi.




