Dalam kegiatan pengiriman paket Anda pasti sudah tidak asing dengan simbol barang fragile pecah belah. Barang-barang yang termasuk ke dalam fragile biasanya barang yang terbukat dari keramik, kaca, hingga barang-barang elektronik yang mudah rusak ketika terkena goncangan.
Cara mengemas barang-barang berkategori ini juga tidak boleh sembarang, untuk membantu Anda mengirim paket fragile dengan aman sampai tujuan simak artikel berikut ini.
Apa itu Fragile Paket?
Fragile artinya adalah istilah dalam pengiriman untuk menyebut paket atau barang pecah belah yang berisiko rusak selama perjalanan. Biasanya stiker ini digunakan pada paket yang memiliki sifat mudah rusak dan sebagai cara untuk memberitahu kurir dan pihak ekspedisi untuk berhati-hati terhadap paket tersebut.
Baca juga: Ternyata Begini Cara Packing Paket yang Aman, Olshop Wajib Tahu!
Fungsi Stiker Fragile
Simbol fragile sering kali dianggap remeh dan dilupakan bagi para pengirim, padahal fungsi dari simbol ini sangat penting terutama bagi Anda yang mengirimkan barang bersifat mudah pecah belah.
Stiker barang fragile pecah belah ini akan memberikan informasi kepada kurir bahwa barang yang akan dikirim berisiko mudah pecah, rapuh dan mudah rusak agar bisa ditangani secara khusus. Selain itu berikut ini beberapa alasan Anda wajib menggunakan simbol fragile pada paket.
1. Membantu Proses Pengiriman Lebih Aman
Adanya stiker fragile akan membantu proses pengiriman lebih aman terutama jika jarak antara alamat penerima dan alamat pengirimnya jauh sampai ke luar kota. Stiker ini juga dapat membantu pengelompokan jenis barang yang akan dikirim nantinya.
Biasanya barang-barang pecah belah akan mendapatkan perlakuan khusus, selain menambahkan stiker untuk menambahkan keamanan Anda juga bisa tambahkan packing kayu.
2. Menentukan Tata Letak Barang
Tata letak barang fragile pecah belah biasanya akan ditaruh pada tempat yang lebih aman dan lebih minim tekanan atau benturan. Tentu saja ini adalah kelebihan sehingga barang akan lebih aman selama berada dalam perjalanan.
3. Konsumen Tidak Perlu Khawatir Lagi
Saat ini jumlah pengiriman barang menjadi meningkat apalagi tingginya daya beli online masyarakat. Mengajukan stiker fragile pada paket yang dikirim akan memberikan rasa aman bagi para konsumen sehingga dapat menerimanya dalam kondisi yang baik.
Jenis-jenis Stiker dan Logo Fragile Beserta Contohnya
Ingin menambahkan tanda barang fragile pecah belah pada paket Anda? Ketahui beberapa jenis simbol yang bisa digunakan dan tidak membuat bingung kurir berikut ini.
1. Fragile Do Not Bend

Simbol do not bend biasanya dilengkapi dengan gambar gelas pecah, biasanya digunakan untuk barang-barang yang terbuat dari kaca, lampu keramik dan masih banyak lagi.
Kurir yang melihat tanda ini akan langsung memahami bahwa isi paket tersebut bersifat mudah pecah jadi perlu kehati-hatian saat mengirimkannya.
2. Fragile Keep Dry

Selanjutnya barang fragile keep dry digunakan sebagai simbol untuk paket yang harus disimpan di tempat kering atau tempat yang sejuk.
Biasanya akan dipakai untuk paket makanan, frozen food, minuman yang harus disimpan pada suhu tidak lebih dari 30 derajat celcius. Kurir juga akan langsung memahami bahwa tanda fragile keep dry juga membuat paket harus terhindar dari paparan langsung sinar matahari.
Baca juga: Pengertian Dangerous Goods dan Klasifikasi Lengkapnya
3. Fragile This Side Up

Simbol fragile this side up biasanya digunakan untuk memudahkan kurir mengetahui bagian bawah dan atas sehingga saat diletakan bisa diketahui mana bagian atas dan bawahnya.
4. Fragile Handle With Care

Terakhir simbol barang fragile pecah belah yang sering digunakan adalah handle with care. Artinya paket harus dibawa dengan hati-hati agar barang tidak jatuh atau rusak.
Penggunaan simbol handle with care ini sebenarnya hampir sama dengan do not bend untuk melindungi barang-barang yang mudah pecah belah.
Cara Kirim Barang Fragile yang Aman dan Anti Rusak
Untuk Anda yang akan mengirim barang fragile ada beberapa cara packing yang harus diperhatikan agar barangnya bisa dikirim dengan aman. Tidak hanya menggunakan simbol saja, berikut ini cara packing aman untuk barang fragile.
1. Pemilihan Kardus Yang Tepat
Kardus dapat mengurang tekanan terhadap paket yang dikirim, tetapi Anda harus perhatikan pemilihan kardusnya. Sebaiknya Anda menggunakan ukuran yang tepat dengan barang yang akan dikirim dan jangan terlalu besar untuk mengurangi risiko goncangan.
2. Menggunakan Packing Kayu
Gunakan packing kayu jika diperlukan terutama jika barang yang akan dikirim memiliki risiko kerusakan yang tinggi dan berukuran besar. Jasa ekspedisi biasanya akan menyarankan sendiri jika pengemasan Anda terlalu berisiko membuat paket rusak.
Baca juga: Begini Cara Packing Barang Elektronik Anti Rusak Sampai Tujuan
Anda juga bisa meminta sendiri pada jasa ekspedisi yang dipilih walaupun akan ada biaya tambahan yang harus Anda tanggung.
3. Memilih Jasa Ekspedisi Yang Terpercaya
Terakhir pilihlah jasa pengiriman ekspedisi terpercaya yang sudah memiliki banyak pengalaman dan kredibilitas yang baik. Apalagi pengiriman barang fragile pecah belah memiliki risiko kerusakan yang tinggi.
Anda bisa mencari tahunya dari ulasan-ulasan pengguna jasa sebelumnya. Bisa dilihat dari website, komunitas online, kerabat yang sudah menggunakan jasanya atau sosial media dari jasa ekspedisi tersebut.




