By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Cekidot.idCekidot.idCekidot.id
  • Cek Resi
    • Cek Resi Semua Ekspedisi
    • Cek Resi JNE Express
    • Cek Resi J&T Express
    • Cek Resi POS Indonesia
    • Cek Resi SiCepat
    • Cek Resi TIKI
    • Cek Resi Wahana
  • Cek Ongkir
    • Cek Ongkir Semua Ekspedisi
    • Cek Ongkir JNE Express
    • Cek Ongkir J&T Express
    • Cek Ongkir POS Indonesia
    • Cek Ongkir SiCepat
    • Cek Ongkir Wahana
    • Cek Ongkir TIKI
  • Logistik
  • Belanja Online
  • Bisnis
  • Berita
  • My Bookmarks
Font ResizerAa
Cekidot.idCekidot.id
Font ResizerAa
  • Cek Resi
  • Cek Ongkir
  • Logistik
  • Belanja Online
  • Bisnis
  • Berita
  • My Bookmarks
Search
  • Cek Resi
    • Cek Resi Semua Ekspedisi
    • Cek Resi JNE Express
    • Cek Resi J&T Express
    • Cek Resi POS Indonesia
    • Cek Resi SiCepat
    • Cek Resi TIKI
    • Cek Resi Wahana
  • Cek Ongkir
    • Cek Ongkir Semua Ekspedisi
    • Cek Ongkir JNE Express
    • Cek Ongkir J&T Express
    • Cek Ongkir POS Indonesia
    • Cek Ongkir SiCepat
    • Cek Ongkir Wahana
    • Cek Ongkir TIKI
  • Logistik
  • Belanja Online
  • Bisnis
  • Berita
  • My Bookmarks
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2020 - 2024 Cekidot. All Rights Reserved. Developed by Impactly.
Home > Logistik > Begini Sistem COD Bagi Penjual, Pedagang Online Harus Tahu
Logistik

Begini Sistem COD Bagi Penjual, Pedagang Online Harus Tahu

Impactly Agency
Last updated: Jum, 01-Nov-2024 11:12
By Impactly Agency 659 Views Add a Comment 8 Min Read
Share
sistem cod
SHARE

Sistem COD bagi penjual tentu harus dipahami jika kamu sering jualan secara online. Hal ini karena, sistemnya masih belum tentu semudah yang kamu bayangkan. Sehingga sewajarnya, sebelum mulai menjual barang – barang secara online, penjual akan belajar cara jualnya dulu.

COD sendiri merupakan singkatan dari cash on delivery. Terkadang, bagi pembeli yang tidak memiliki uang elektronik, mereka akan lebih memilih bayar dengan uang tunai, yaitu saat barangnya sudah sampai di alamat tujuan. Sebagai penjual, kamu harus tahu sistemnya berikut.

Sistem COD Bagi Penjual

Penjual barang online harus memahami semua jenis pembayaran yang akan dilakukan oleh pembeli, salah satunya adalah cash on delivery. Apalagi sistem bayar ini berbeda dari jenis pembayaran lainnya. Jika kamu masih belum pernah tahu sistemnya, pahami poin – poin ini.

1. Sistem Pembayaran COD Bagi Penjual

Hal pertama yang perlu dipahami adalah bagaimana sistem pembayarannya. Banyak orang bertanya sistem COD siapa yang bayar ke penjual? Jadi uang yang nantinya dibayar oleh pembeli, akan diterima oleh kurir. Kemudian kurir akan menyampaikannya pada kantor kurir.

Selanjutnya, kantor akan mengirim uang hasil jual itu kepada penjualnya. Jadi, jika awalnya kamu masih bingung kalau sistem COD uangnya masuk ke mana? Maka jawabannya adalah masuk ke perusahaan ekspedisi atau kurir dulu, namun tetap akan diberikan pada penjual nanti.

Baca juga: Inilah Rekomendasi Ekspedisi yang Bisa COD dan Terpercaya

2. Opsi Pengembalian Barang Kepada Penjual

Sistem COD bagi penjual juga meliputi opsi pengembalian barang. Seperti yang kamu ketahui, cash on delivery memperbolehkan pembeli mengembalikan barang pada penjualnya, terutama jika tidak ada kecocokan antara barang secara fisik dengan deskripsi barang sebelumnya.

Ada beberapa opsi pengembalian barang yang perlu dipahami, yaitu melalui kurir pengirim atau pembeli akan mengirim secara mandiri pada penjualnya. Namun penjual juga berhak melihat video unboxing atau saat paketnya dibuka untuk memastikan apakah barangnya memang salah.

3. Terdapat Biaya Ongkir Tambahan

Kamu juga harus memahami sistem COD bagi penjual seperti biaya ongkir tambahan. Kamu bisa membebankan biaya kirim ini kepada pembeli, namun tergantung pada ketentuan platform belanja online, karena terkadang ada juga ongkir yang sudah ditanggung aplikasi.

Tetapi yang perlu diketahui adalah ongkos kirim cash on delivery biasanya lebih mahal, bahkan masih tetap ada biaya layanan meskipun sudah memakai voucher gratis ongkir. Pastikan kamu memahaminya dengan benar tentang ongkir tambahan agar tidak bingung nantinya.

4. Aktivasi Fitur COD

Kemudian ada juga aktivasi fitur cash on delivery, hal ini perlu dilakukan secara mandiri oleh para penjual karena aktivasi akan melancarkan jualan memakai sistem cash on delivery untuk seterusnya. Aktivasi sistem ini biasanya berbeda setiap ekspedisi, jadi pahami saja dulu.

Selain itu, orang – orang juga banyak bertanya kapan penjual menerima uang dari COD? Tentu saja saat pesanannya sudah diterima oleh pembeli. Jika masih ada pengembalian, tentu saja kamu masih belum bisa mendapatkan uangnya.

Baca juga: Peraturan COD di Indonesia (Shopee, Tokopedia, dan Lazada)

Kelebihan Sistem COD Bagi Penjual

Jika kamu menjual barang – barang secara online, tentu pernah merasakan kelebihan cash on delivery. Apalagi sistem bayar belanja online ini juga banyak disukai oleh pembeli. Lalu apa kelebihan COD bagi penjual? Jika kamu tidak tahu, berikut penjelasan tentang kelebihannya.

1. Peluang Pasar Lebih Besar

Kelebihan utamanya adalah peluang pasar lebih besar, mengingat banyak pembeli yang suka dengan sistem cash on delivery, tentu mereka akan memilihnya untuk membeli produkmu secara online. Apalagi, pembeli bisa mengecek barangnya dulu sebelum membayarnya.

2. Meningkatkan Kepercayaan Customer

Kemudian, sistem ini akan meningkatkan kepercayaan customer pada penjualnya. Customer bisa mengecek dulu barangnya, kemudian jika barangnya sesuai deskripsi, pasti mereka akan percaya pada penjualnya. Sehingga tidak perlu ada pengembalian yang cukup merugikan.

3. Meningkatkan Performa Toko Online

Dengan memahami sistem COD bagi penjual, tentu saja hal ini akan meningkatkan performa toko online. Kamu pasti tahu bahwa toko online cukup sulit dinilai secara fisik karena sifatnya online. Itu sebabnya, jika ada cash on delivery, pembeli akan menilai sistem bayarnya fleksibel.

4. Meningkatkan Omset Penjualan

Kelebihan utamanya adalah peluang pasar lebih luas, sehingga sudah pasti berdampak pada omset. Kamu bisa meningkatkan omset penjualan karena akan ada banyak orang yang membeli produkmu secara online.

5. Pembayaran yang Cepat

Kelebihan lainnya adalah pembayarannya cepat begitu pesanan diterima oleh pembeli. Pihak ekspedisi akan memberikan bayaran ini. Namun uang hasil jualan ini juga akan lebih cepat didapatkan jika kamu mengetahui dan menerapkan sistem COD bagi penjual dengan baik.

6. Mengurangi Resiko Penipuan Pembeli

Juga terdapat kelebihan seperti mengurangi resiko penipuan pembeli. Hal ini karena masih ada saja orang yang curang saat belanja online. Sistem cash on delivery ini ada untuk memberi perlindungan dari penipuan dari pembeli.

Baca juga: Hati-Hati Modus Penipuan Paket COD yang Terus Beredar

7. Terdapat Asuransi Pengiriman

Bagi kamu yang menjual barang secara online juga ada asuransi pengiriman saat memakai sistem cash on delivery. Asuransi pengiriman memungkinkan perlindungan lebih baik lagi pada barang. Sehingga memperkecil kemungkinan barang rusak selama berada di perjalanan.

Kekurangan Sistem COD Bagi Penjual

Meskipun ada beberapa kelebihan pada cash on delivery, namun tidak menutup kemungkinan ada kekurangan atau kelemahannya. Apa kelemahan COD bagi penjual? Jika kamu menjual barang secara online, pastikan memahami kelemahannya berikut ini.

1. Terdapat Resiko Pengembalian Barang

Kekurangan paling utama adalah terdapat resiko pengembalian barang, karena cash on delivery bisa mengecek barangnya dulu sebelum dibayar, kemudian dikembalikan jika tidak sesuai deskripsi. Pengembalian seperti ini pasti sangat merugikan, karena penjual tidak dapat hasil.

2. Jangkauan COD yang Terbatas

Meskipun kamu sudah memahami sistem COD bagi penjual secara mendalam, namun ada juga kelemahan berikut jangkauan terbatas. Tidak semua wilayah bisa memakai sistem cash on delivery. Hal ini juga membatasi orang – orang yang mungkin saja ingin membeli produkmu.

3. Jenis Produk yang Bisa COD Terbatas

Selain jangkauan terbatas, jenis produknya juga terbatas, karena tidak semua produk bisa dibeli memakai sistem cash on delivery. Ada jenis produk dengan pilihan bayar hanya transfer saja. Sehingga membatasi pendapatan jualan yang mungkin saja bisa kamu dapatkan.

4. Adanya Resiko Pembatalan Transaksi oleh Pembeli

Tidak hanya ada resiko pengembalian barang dari pembeli, namun juga bisa ada resiko pembatalan transaksi. Terkadang hal ini terjadi karena pembeli berubah pikiran, bahkan tidak bisa diatasi meskipun kamu memahami sistem COD bagi penjual.

Baca juga: Ini Tips COD yang Aman untuk Pembeli dan Penjual

5. Resiko Komplain oleh Pembeli

Kemudian ada juga resiko komplain dari pembeli jika barangnya kurang sesuai deskripsi. Komplain ini juga dapat menurunkan kepercayaan, menurunkan peringkat darn citra toko. Jadi apakah COD merugikan penjual? Jawabannya bisa saja tergantung pada pembeli.

Cash on delivery bisa saja merugikan namun bisa juga tidak. Namun setidaknya jika kamu memahami sistem COD bagi penjual dengan baik, pasti bisa menghindari masalah tertentu dalam transaksi.

You Might Also Like
Inilah Perbedaan Cargo dan Reguler di Dunia Pengiriman
Waspadai Ciri Penipuan COD Ini dan Cara Menghindarinya!
Begini Cara Mengecek Resi Wahana Express Tanpa Ribet!
Resi Shopee Tidak Bisa Dilacak? Cek Penyebabnya Disini!
Begini Cara Cek Resi First Logistic Tanpa Ribet, Yuk Cek!
Share This Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
By Impactly Agency
Follow:
Jasa SEO profesional dan performance marketing yang berpengalaman dalam menghandle campaign digital untuk client B2B dan Online Seller/UMKM. Dengan pengalaman digital marketing sejak tahun 2020, Impactly sudah memberikan Impact ke berbagai bisnis untuk menghasilkan lebih dari 220ribu lead dari berbagai media digital, mendatangkan lebih dari 7 juta visitor/klik dari Google tanpa iklan, dan memperkuat branding di mesin pencari.
Previous Article bisnis makanan online Cara Memulai Bisnis Makanan Online, Dijamin Laris Manis!
Next Article cara cek resi tiki 5 Cara Mengecek No Resi TIKI yang Mudah Kamu Aplikasikan
Leave a comment
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

– Advertisement –
Seedbacklink
Banner BlogPartner Backlink.co.id

Cekidot adalah website tracking resi dan ongkir seluruh ekspedisi berbasis website yang terintegrasi oleh puluhan jasa pengiriman.

Sitemap
  • Beranda
  • Cek Resi
  • Cek Ongkir
  • Tentang Kami
Kategori
  • Logistik
  • Bisnis
  • Belanja Online
  • Investasi
Kebijakan & TnC
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
Cekidot.idCekidot.id
Follow US
© 2020 - 2025 Cekidot. All Rights Reserved. Developed by Impactly.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?