Kenali seperti apa resi palsu untuk menghindari hal yang tidak bertanggung jawab oleh oknum tertentu. Berbelanja online atau memiliki toko online tentu menjadi hal lumrah di era yang sudah serba digital dan tergantung pada teknologi.
Orang-orang lebih memilih berbelanja dari rumah saja karena dianggap lebih efisien dan praktis. Tidak perlu jauh-jauh menuju toko offline, bahkan berbelanja online juga memberikan kesempatan membandingkan harga dari satu toko ke toko lain lebih banyak.
Sebelum membahas tips menghindari resi palsu, ada baiknya untuk mengenali perbedaan resi palsu dan asli terlebih dahulu.
Perbedaan Resi Palsu dan Asli
Padahal resi dicetak langsung oleh jasa ekspedisinya, lantas apakah resi bisa palsu? Jika kami akan membahas perbedaannya, tentu jawabannya bisa dimanipulasi. Jangan tertipu, periksa kembali kebenaran bukti pengiriman tersebut dengan membandingkan hal ini:
1. Cetakan Berbeda dari Sebelumnya
Ketika sudah berlangganan berbelanja online dan terbiasa menggunakan jasa ekspedisi tertentu, secara tidak langsung kamu hafal cetakan keseluruhannya seperti apa. Jika ada sedikit saja perubahan, jangan dulu berpikiran positif, jasa ekspedisinya telah ganti desain.
Kamu wajib kritis dengan memeriksa informasi dari situs resmi atau dari gerai terdekat untuk mendapatkan konfirmasi cetakan atau desain terbaru. Pemeriksaan ini menjadi penting untuk menghindari kemungkinan dikerjai oleh oknum yang mengaku berbisnis digital.
Baca juga: Awas! Ini Ciri-ciri Penipuan Paket Luar Negeri dan Tipsnya
2. Warna Berbeda dari Biasanya
Salah satu hal detail lainnya yang bisa membedakan antara resi palsu dengan asli adalah komposisi warna pada kertasnya. Ketika mendapatkan paket, jangan buru-buru dibuang, namun perhatian atau foto bukti pengiriman dari berbagai toko online.
Selain berguna sebagai bukti bahwa barang telah sampai, bisa juga menjadi bukti ketika ada hal tidak diinginkan terjadi. Sedikit saja warna berbeda harus mendapatkan kejelasan kenapa, apakah memang dari ekspedisinya telah mengubah desain warnanya.
Atau justru ada pihak nakal yang mengatasnamakan ekspedisi tertentu atau toko online tertentu untuk mengelabui konsumen. Permasalahan ketidakaslian bukti pengiriman ini bukan hanya menyoal paket tidak sampai, tetapi tindakan ekstrem memaksa ke rumah.
3. Font Berbeda dari Aslinya
Ketika membaca bukti pengiriman dari pengirimnya, secara tidak langsung memori otakmu merekam jenis font yang digunakan. Pada bukti pengiriman asli, fontnya rata-rata tidak akan berubah jika memang tidak ada pengumuman resmi dari ekspedisinya.
Selama kamu tidak mendapatkan kabar perubahan font maka patut waspada jika melihat font berbeda maka bisa jadi itu adalah resi palsu dari oknum. Kamu bisa memastikan font apa yang digunakan layanan ekspedisi untuk memastikan agar tidak kena tipu.
Tiga hal ini pasti sebelumnya tidak terpikirkan sebagai perbedaan bukti pengiriman asli dan palsu. Namun, karena sekarang kamu sudah tahu bagaimana cara membedakannya, maka coba perhatikan lagi detail bukti pengiriman dari setiap barang yang kamu terima.
Tips Menghindari Penipuan Resi Palsu
Berurusan dengan resi palsu tentu menjadi sesuatu yang menjengkelkan, terlebih jika barang yang dibeli adalah barang yang dinantikan. Namun, sekarang tidak perlu khawatir, kamu bisa menghindari aksi penipuan tersebut dengan memperhatikan hal-hal ini:
1. Lakukan Pemeriksaan
Setiap toko wajib mengkonfirmasikan nomor resi kepada pembeli atau minimal posting di marketplace tempatnya berjualan. Dari keterangan nomor resi tersebut, kamu sebagai pembeli bisa memeriksanya pada berbagai situs tracking resi.
Cek juga ke masing-masing CS pada jasa ekspedisi, tanyakan nomor resi tersebut apakah valid atau tidak. Namun jika saat dicek ternyata nomor resi tersebut tidak valid, besar kemungkinan itu merupakan resi palsu.
2. Hubungi Penjual
Tindakan kedua dengan menghubungi penjual ini merupakan tindakan untuk mengkonfirmasi apakah ada kelalaian dari admin atau alasan lainnya. Dengan menanyakan kembali kepada penjual, kamu tidak gegabah dalam bertindak.
Artinya, sekalipun ada kecurigaan resi palsu, kamu masih bisa berpikir barangkali ada kekeliruan saat menginput nomor resi. Jika memang dari penjual mengakui ada kesalahan dan sudah memperbaiki keterangan resinya, periksa kembali nomor terbaru resinya.
Baca juga: Hati-Hati Modus Penipuan Online Paket COD yang Terus Beredar
Apabila ternyata benar alamat dan penerimanya, maka masalah sudah selesai disini. Kamu bisa tenang menunggu barang pesanan sampai ke rumah.
3. Laporkan Oknum ke Marketplace
Namun, apa jadinya jika ternyata dari penjual tidak ada itikad baik, bahkan cenderung terkesan tidak mau bertanggung jawab? Solusi terakhir adalah melaporkan toko tersebut ke marketplace tempat mereka membuka toko.
Segera proses aduan seperti ini tidak lama setelah kamu berbelanja agar marketplace bisa langsung menindak tegas oknum tersebut. Setelah semua proses dilalui, nantinya uang yang kamu bayarkan akan dikembalikan ke saldo akun belanjamu.




