By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Cekidot.idCekidot.idCekidot.id
  • Cek Resi
    • Cek Resi Semua Ekspedisi
    • Cek Resi JNE Express
    • Cek Resi J&T Express
    • Cek Resi POS Indonesia
    • Cek Resi SiCepat
    • Cek Resi TIKI
    • Cek Resi Wahana
  • Cek Ongkir
    • Cek Ongkir Semua Ekspedisi
    • Cek Ongkir JNE Express
    • Cek Ongkir J&T Express
    • Cek Ongkir POS Indonesia
    • Cek Ongkir SiCepat
    • Cek Ongkir Wahana
    • Cek Ongkir TIKI
  • Logistik
  • Belanja Online
  • Bisnis
  • Berita
  • My Bookmarks
Font ResizerAa
Cekidot.idCekidot.id
Font ResizerAa
  • Cek Resi
  • Cek Ongkir
  • Logistik
  • Belanja Online
  • Bisnis
  • Berita
  • My Bookmarks
Search
  • Cek Resi
    • Cek Resi Semua Ekspedisi
    • Cek Resi JNE Express
    • Cek Resi J&T Express
    • Cek Resi POS Indonesia
    • Cek Resi SiCepat
    • Cek Resi TIKI
    • Cek Resi Wahana
  • Cek Ongkir
    • Cek Ongkir Semua Ekspedisi
    • Cek Ongkir JNE Express
    • Cek Ongkir J&T Express
    • Cek Ongkir POS Indonesia
    • Cek Ongkir SiCepat
    • Cek Ongkir Wahana
    • Cek Ongkir TIKI
  • Logistik
  • Belanja Online
  • Bisnis
  • Berita
  • My Bookmarks
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2020 - 2024 Cekidot. All Rights Reserved. Developed by Impactly.
Home > Logistik > Kumpulan Kesalahan Umum Penyebab Paket Rusak, Wajib Hindari!
Logistik

Kumpulan Kesalahan Umum Penyebab Paket Rusak, Wajib Hindari!

Impactly Agency
Last updated: Kam, 31-Okt-2024 16:08
By Impactly Agency 1k Views Add a Comment 6 Min Read 1
Share
penyebab paket rusak
SHARE

Kerusakan barang bisa terjadi dalam beberapa faktor salah satunya kesalahan pengemasan paket sehingga menyebabkan barang lecet atau bahkan sampai rusak dan tidak bisa digunakan lagi.

Kesalahan ini sangat umum dilakukan oleh banyak orang tidak terkecuali pada penjual online karena kurang berhati-hati dan tidak mengidentifikasi secara baik pengemasan yang paling cocok untuk jenis barang yang akan dikirim.

Jadi untuk mengurangi kerusakan paket saat sampai pada alamat tujuan ketahui terlebih dahulu beberapa kesalahan pengemasan yang perlu Anda hindari.

Penyebab Umum Paket Rusak

Pernah mengirimkan atau menerima barang dengan kondisi rusak? Biasanya yang pertama kali dilakukan adalah menyalahkan pihak ekspedisi. Tapi bisa jadi kesalahan ini dibuat oleh Anda sendiri karena ada kesalahan pengemasan.

Agar tidak terulang lagi, yuk simak beberapa kesalahan pengemasan barang yang menyebabkan paket rusak dan wajib dihindari oleh Anda:

1. Pengemasan Tidak Sesuai dengan Jenis Barangnya

Teknik pengemasan barang dan pemilihan material kemasannya sangat penting dan harus sesuai dengan jenis barang yang akan Anda kirim. Penyebab paket rusak yang pertama adalah pengemasan yang tidak sesuai dengan jenis barang akan merugikan karena akan menyebabkan barang Anda rusak saat dikirim.

Hindari pengemasan yang tidak sesuai dengan jenis barang jadi tips pengiriman barang aman paling penting dan harus Anda ingat. Jadi sebelum mengirim barang diharapkan untuk mengidentifikasi terlebih dahulu terkait dengan tipe pengemasan yang paling cocok dengan jenis barang yang akan dikirim sehingga dapat menurunkan risiko kerusakan barang.

Baca juga: Ternyata Begini Cara Packing Paket yang Aman, Olshop Wajib Tahu!

2. Kotak atau Kardus Terlalu Tipis

Lihatlah jenis barang yang akan dikirim, jika itu adalah barang berharga atau paket yang mudah pecah hindari penggunaan kotak yang terlalu tipis karena mudah sekali hancur atau penyok saat di perjalanan menuju alamat tujuan.

Kotak yang terlalu tipis adalah kesalahan pengemasan barang yang menyebabkan paket rusak karena tidak kuat menahan tekanan dibandingkan kotak tebal.

3. Tidak Menggunakan Bubble Wrap atau Pelindung

Seperti fungsinya pelindung ini berguna untuk melindungi barang dari risiko kerusakan, lecet atau pecah. Apalagi saat pengiriman barang akan mengalami tekanan, guncangan dan hal lainnya yang bisa terjadi sehingga menyebabkan kerusakan.

Bubble wrap menjadi bahan pelindung yang paling aman, selain melindungi paket dari berbagai macam guncangan, bubble wrap juga terbuat dari plastik sehingga memiliki sifat tahan terhadap air.

Selain bubble wrap untuk menghindari paket rusak, Anda juga bisa gunakan bahan pelindung dari koran atau busa.

4. Kotak Tidak Dilapisi Lagi

Banyak sekali orang yang menganggap mengirim barang menggunakan kotak sudah cukup aman sehingga pada bagian luarnya tidak menggunakan lapisan apa-apa lagi. Padahal kotak hanya berguna untuk menahan tekanan saja, tapi bahannya masih sangat rapuh apalagi materialnya terbuat dari kertas.

Untuk menghindari kerusakan barang, Anda bisa melapisi kotaknya Kembali menggunakan bantalan atau kantong kresek/plastik agar lebih aman dan semakin kuat menahan berbagai macam tekanan. Terutama jika alamat tujuannya memiliki jarak tempuh yang cukup jauh karena memiliki risiko yang lebih tinggi.

5. Merekatkan Kotak Asal-Asalan

Merekatkan kotak juga jadi langkah yang penting untuk memastikan paketnya terkemas dengan rapi. Tapi sayangnya kesalahan pengemasan barang ini sesekali ditemukan sehingga menyebabkan barang atau paket yang ada di dalamnya rusak.

Kardus yang tidak merekat dengan baik dikhawatirkan akan membuat paketnya keluar atau mudah terbentur dengan barang lainnya. Jadi untuk menghindari situasi ini Anda bisa pastikan telah merekatkan kotaknya dengan baik kalau perlu lakukan beberapa lapis.

6. Tidak Menggunakan Packing Kayu untuk Barang Pecah Belah

Packaging kayu memang akan menambah ongkos kirim menjadi sedikit lebih mahal dibandingkan dengan lapisan pelindung lainnya seperti bubble wrap. Tapi penggunaan packaging kayu ini sangat penting digunakan khususnya untuk barang jenis pecah belah.

Memang untuk beberapa jenis barang cukup menggunakan bubble wrap atau kardus saja sudah cukup, tetapi ada jenis barang yang memiliki risiko rusak lebih tinggi sehingga wajib untuk gunakan lapisan kayu.

Beberapa jenis barang yang wajib menggunakan packaging kayu adalah CPU, Laptop, Table, Smartphone, barang-barang terbuat dari kaca, dan peralatan elektronik lainnya.

Baca juga: Begini Cara Packing Barang Elektronik Anti Rusak Sampai Tujuan

7. Tidak Menempelkan Stiker “Fragile”

Menempelkan stiker tanda Fragile ini walaupun sederhana tetapi sangat penting, tetapi sayangnya sering dilupakan oleh si pengirim. Barang paket yang memiliki tanda fragile akan diperlakukan secara khusus oleh para petugas ekspedisi sehingga dapat diterima dalam keadaan masih baik.

8. Keliru Menggunakan Pengemasan Barang

Sebelum mengemas barang para pengirim wajib untuk mengidentifikasi terlebih dahulu jenis barang tersebut cocok menggunakan jenis pengemasan yang mana. Masalah keliru menggunakan pengemasan barang ini sering terjadi sehingga membuat barang di dalam paket jadi rusak.

Seperti contohnya mengirim barang elektronik dengan menggunakan kardus saja, karena barang elektronik termasuk barang yang mudah rusak atau fragile sebaiknya gunakan lapisan pelindung dan packing kayu agar lebih aman.

Perhatikan dengan baik tata cara packing barang yang benar untuk menghindari kesalahan pengemasan barang yang sering jadi penyebab kerusakan barang saat proses pengiriman.

9. Kesalahan Packing Untuk Paket Bubuk Dan Cairan

Barang-barang yang rentan rusak saat diterima pada alamat tujuan adalah paket bubuk dan cairan. Karena rentan pecah, bocor, dan masih banyak lagi, sehingga Anda perlu memperhatikan pengemasan untuk jenis barang seperti ini.

Untuk menghindari kesalahan pengemasan barang pada paket bubuk dan cairan pastikan Anda telah menggunakan solasi untuk menghindari kebocoran untuk paket cairan dan gunakan pelindung tahan goncangan dan tekanan.

You Might Also Like
Cara Cek Ongkir Shopee Express Bagi Penjual dan Pembeli
Begini Cara Cek Paket Wahana Tanpa Resi Anti Ribet!
Begini Cara Lacak Resi Paket dengan Akurat dan Cepat
Apa itu Pick Up dan Drop Off? Berikut Arti dan Perbedaannya
Cara Lacak Paket TIKI dengan Nama dan Tetap Akurat
Share This Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
By Impactly Agency
Follow:
Jasa SEO profesional dan performance marketing yang berpengalaman dalam menghandle campaign digital untuk client B2B dan Online Seller/UMKM. Dengan pengalaman digital marketing sejak tahun 2020, Impactly sudah memberikan Impact ke berbagai bisnis untuk menghasilkan lebih dari 220ribu lead dari berbagai media digital, mendatangkan lebih dari 7 juta visitor/klik dari Google tanpa iklan, dan memperkuat branding di mesin pencari.
Previous Article jenis pengiriman barang dan paket Jenis Transportasi pada Layanan Pengiriman Jasa Ekspedisi
Next Article logo fragile Apa itu Fragile? Begini Arti, Fungsi dan Cara Kirimnya agar Aman
Leave a comment
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

– Advertisement –
Seedbacklink
Banner BlogPartner Backlink.co.id

Cekidot adalah website tracking resi dan ongkir seluruh ekspedisi berbasis website yang terintegrasi oleh puluhan jasa pengiriman.

Sitemap
  • Beranda
  • Cek Resi
  • Cek Ongkir
  • Tentang Kami
Kategori
  • Logistik
  • Bisnis
  • Belanja Online
  • Investasi
Kebijakan & TnC
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
Cekidot.idCekidot.id
Follow US
© 2020 - 2025 Cekidot. All Rights Reserved. Developed by Impactly.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?