By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Cekidot.idCekidot.idCekidot.id
  • Cek Resi
    • Cek Resi Semua Ekspedisi
    • Cek Resi JNE Express
    • Cek Resi J&T Express
    • Cek Resi POS Indonesia
    • Cek Resi SiCepat
    • Cek Resi TIKI
    • Cek Resi Wahana
  • Cek Ongkir
    • Cek Ongkir Semua Ekspedisi
    • Cek Ongkir JNE Express
    • Cek Ongkir J&T Express
    • Cek Ongkir POS Indonesia
    • Cek Ongkir SiCepat
    • Cek Ongkir Wahana
    • Cek Ongkir TIKI
  • Logistik
  • Belanja Online
  • Bisnis
  • Berita
  • My Bookmarks
Font ResizerAa
Cekidot.idCekidot.id
Font ResizerAa
  • Cek Resi
  • Cek Ongkir
  • Logistik
  • Belanja Online
  • Bisnis
  • Berita
  • My Bookmarks
Search
  • Cek Resi
    • Cek Resi Semua Ekspedisi
    • Cek Resi JNE Express
    • Cek Resi J&T Express
    • Cek Resi POS Indonesia
    • Cek Resi SiCepat
    • Cek Resi TIKI
    • Cek Resi Wahana
  • Cek Ongkir
    • Cek Ongkir Semua Ekspedisi
    • Cek Ongkir JNE Express
    • Cek Ongkir J&T Express
    • Cek Ongkir POS Indonesia
    • Cek Ongkir SiCepat
    • Cek Ongkir Wahana
    • Cek Ongkir TIKI
  • Logistik
  • Belanja Online
  • Bisnis
  • Berita
  • My Bookmarks
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2020 - 2024 Cekidot. All Rights Reserved. Developed by Impactly.
Home > Logistik > Apa itu Bubble Wrap? Yuk Kenali Jenis, Contoh, dan Cara Menggunakannya
Logistik

Apa itu Bubble Wrap? Yuk Kenali Jenis, Contoh, dan Cara Menggunakannya

Impactly Agency
Last updated: Kam, 31-Okt-2024 16:00
By Impactly Agency 1.2k Views 1 comment 8 Min Read 1
Share
apa itu bubble wrap
SHARE

Bubble wrap adalah jenis plastik berisi banyak gelembung udara yang menonjol di permukaan yang fleksibel bisa digulung atau dilipat dengan tujuan untuk memproteksi barang. Biasanya jenis plastik ini banyak digunakan online seller atau jasa ekspedisi saat mengirimkan barang agar barang tidak mudah terguncang.

Selain manfaatnya yang besar, ternyata bubble wrap ini termasuk salah satu bahan yang ekonomis. Bahkan, harganya tidak dapat dibandingkan dengan kerugian yang ditanggung jika terjadi kerusakan pada barang.

Melalui artikel ini, Cekidot.id akan mengulas lebih lanjut tentang jenis, contoh, dan cara menggunakan bubble wrap dengan benar untuk proses pengiriman barang. Yuk, simak!

Jenis-Jenis Packing Bubble Wrap

Belum banyak yang tahu, ternyata bubble wrap mempunyai banyak jenis dalam penggunaannya untuk melindungi paket. Berikut ini akan dijelaskan beberapa jenis bubble wrap yang dapat digunakan, antara lain:

1. Bubble Wrap Umum

jenis bubble wrap

Bubble ini sebenarnya sudah terdiri dari dua jenis yaitu regular dan heavy duty. Ukuran bubble wrap yang standar sekitar 10mm dan 20mm di sisi datar saja. Jenis Bubble Wrap ini sangatlah cocok untuk bisa melindungi pengiriman produk rumah tangga pada umumnya.

Tipe yang kedua adalah heavy duty. Sama seperti namanya, Bubble Wrap jenis ini berhubungan erat dengan produk yang cenderung rusak dari penyimpanan. Jenis ini juga memiliki ukuran sekitar 10-20mm dan dua lapisan yang sama di luar maupun di dalam.

2. Bubble Wrap Foil

jenis bubble wrap

Bubble wrap jenis ini memiliki tampilan metalik yang khas, lebih ringan dan lembab. Bubble wrap jenis ini juga sangat cocok untuk pengemasan produk yang suhunya harus terkontrol.

Jenis ini juga memiliki kualitas thermal yang bisa mengatur suhu produk sehingga akan mengurangi risiko terjadi kerusakan akibat suhu tidak sesuai.

3. Bubble Wrap dengan Busa

jenis bubble wrap

Foam bubble ini seringkali disebut sebagai salah satu jenis bubble yang akan memberikan perlindungan ekstra. Hal ini tentunya karena jika Packing menggunakan bubble wrap ini maka busa yang didapatkan setebal 0.5mm.

Bubble wrap busa ini sangatlah cocok untuk jenis produk halus seperti kaca, elektronik atau produk lain yang perlu sekali penanganan khusus.

Bubble wrap jenis ini nantinya juga mampu menjaga kelembaban seluruh produk selama proses pengiriman barang logistik terjadi. Dengan demikian, produk ini nantinya akan langsung dapat mencegah tumbuhnya jamur atau bakteri.

4. Bubble Wrap Anti Static

jenis bubble wrap

Bubble wrap anti static biasanya akan lebih mudah dibedakan karena memiliki warna merah muda. Packing menggunakan bubble wrap anti-static ini sangat cocok untuk bisa langsung mengemas komponen listrik di mana sudah ada risiko listrik yang statis.

Ini menjadi salah satu kondisi yang berbahaya di mana listrik statis semakin menumpuk di wadah plastik dan bisa menyebabkan terjadinya kebakaran.

5. Bubble Wrap Protecta Soft Protective

jenis bubble wrap

Ini menjadi salah satu jenis bubble wrap yang tentunya akan memberikan perlindungan lebih, khususnya untuk produk rentan terhadap goresan. Protecta bubble wrap ini nantinya juga akan melindungi dari kelembaban dalam waktu cukup lama.

Sisi lain dari Packing menggunakan bubble wrap ini sudah dilaminasi dengan bahan yang lebih berkualitas tinggi. Secara umum, jenis ini seringkali digunakan untuk bisa melindungi furniture yang disimpan di gudang dalam waktu cukup lama.

6. Bubble Wrap Kertas Kraft

jenis bubble wrap

Ini menjadi salah satu jenis bubble wrap yang telah dilapisi kertas kraft lebih kuat. Packing menggunakan bubble wrap kertas kraft ini sebenarnya untuk bisa langsung mengemas berbagai macam barang-barang rumah tangga yang berat seperti furnitur berbentuk kayu.

Bubble wrap kertas kraft ini sebenarnya tidak hanya tahan benturan, namun juga dapat langsung melindungi permukaan dari goresan.

7. Bubble Wrap Kantong

jenis bubble wrap

Bubble wrap jenis ini sangatlah praktis, karena sudah mempunyai kantong untuk melindungin paket. Anda hanya perlu memasukkan paket ke dalam kantongnya tanpa perlu melipat-lipatnya kembali. Setelah memasukkan ke dalam kantong, Anda bisa menutupnya menggunakan segel penutup berperekat yang sudah tersedia.

8. Bubble Wrap Tabung

jenis bubble wrap

Bubble wrap tabung cocok digunakan untuk melindung paket yang berukuran lebih besar. Jenis ini mempunyai gelembung udara yang memanjang seperti produk makanan es kiko. Anda hanya perlu menggulungnya sebanyak satu kali untuk menggunakan bubble wrap tabung.

Cara Mudah Menggunakan Bubble Wrap yang Benar

Untuk bisa memastikan keamanan paket dalam perjalanan, maka sebaiknya Anda bisa memperhatikan cara packing menggunakan bubble wrap. Dibawah ini sudah ada beberapa tips packing barang dengan membungkus bubble wrap yang baik dan benar dengan mudah untuk keamanan produk.

1. Pilih Bubble Wrap yang Sesuai dengan Barangnya

Saat ini ada banyak sekali jenis bubble wrap yang dapat langsung digunakan untuk melindungi produk, seperti bubble wrap biasa, anti statis, heavy duti, wrap foil, dan lain sebagainya. Cara menggunakan bubble wrap yang pertama dengan memilih jenis bubble sesuai dengan kebutuhan Anda dan yang paling tepat.

Masing-masing jenis tersebut memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda. Bubble wrap umum merupakan jenis bubble wrap yang paling banyak tersedia di pasaran. Jenis ini paling banyak digunakan oleh olshop untuk mengemas produk mereka.

Baca juga: Begini Cara Packing Barang Elektronik Anti Rusak Sampai Tujuan

Untuk itulah Anda perlu memilih jenis bubble wrap mana yang paling pas untuk barang yang ingin diproteksi. Pastikan tidak terjadi kesalahan agar barang lebih aman dan efisien. Perhatikan ukuran produk, bahan produk, serta lama pengiriman dalam memilih jenis yang pas.

2. Gunakan Bubble Wrap Secukupnya

Langkah selanjutnya dengan menggunakan bubble wrap secukupnya. Ukur terlebih dahulu barang yang akan dikirim, kemudian ambil dengan memotong bubble wrap dengan pas sesuai ukuran barangnya.

Tips untuk menghemat bubble wrap tapi tetap aman adalah biasanya cukup menggunakan 2 lapis atau 2 kali ukuran barang untuk penggunaan bubble wrap yang umum. Hal ini bertujuan agar mudah dalam penggunaannya dan tetap menghemat biaya.

3. Pasang Bubble Wrap dengan Rapi

Cara menggunakan bubble wrap selanjutnya dengan membungkus produk yang hendak dikirimkan dengan bubble wrap. Cara membungkus paket dengan bubble wrap kurang lebih sama halnya dengan membungkus barang dengan kado.

Perlu diperhatikan, pasang bagian bubble wrap yang bergelembung terletak di bagian dalam dan bubble wrap yang rata terletak di bagian depan. Pastikan bungkus tersebut rapi dan tidak ada bagian bubble wrap yang sobek atau rusak.

Gunakan bubble wrap dengan ketebalan sudah sesuai sehingga keamanan produk pada saat proses pengiriman tetap terjamin.

4. Pasang Pelindung Tambahan Bila Perlu

Bila perlu, Anda bisa menambahkan kardus atau wadah tambahan di luar bubble wrap untuk barang pecah belah dengan penangan ekstra. Hal ini dikarenakan proteksi tidak hanya diperlukan untuk bagian dalam saja, namun bagian luar juga membutuhkannya.

5. Menggunakan Jasa Ekspedisi Terbaik

Gunakanlah jasa ekspedisi yang terbaik dan sudah berpengalaman dalam mengirimkan barang. Hal ini bertujuan agar paket yang Anda kirim bisa aman sampai hingga ke tujuan. Kamu bisa memilih jasa ekspedisi yang mempunyai harga terbaik dengan melakukan cek ongkir terlebih dahulu.

Nah itulah informasi yang bisa Cekidot.id berikan tentang apa itu bubble wrap, contoh, jenis, dan cara menggunakannya. Jangan sampai ada barang yang rusak sebelum tiba di tujuan. Jangan lupa untuk melakukan cek resi setelah barang dipacking dan mengirimkannya ke pihak ekspedisi. Selamat mencoba!

You Might Also Like
Kenapa Resi AnterAja Tidak Bisa Dilacak? Ini Penyebabnya!
6 Cara Menulis Alamat Kirim Paket JNE Agar Terkirim ke Penerima
Tips Memilih Jasa Pengiriman Terbaik di Shopee maupun Lazada
Cara Cek Ongkir SAP Express (SAPX) dengan Cepat dan Praktis
Apakah Penerima Paket dari Luar Negeri Harus Bayar?
Share This Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
By Impactly Agency
Follow:
Jasa SEO profesional dan performance marketing yang berpengalaman dalam menghandle campaign digital untuk client B2B dan Online Seller/UMKM. Dengan pengalaman digital marketing sejak tahun 2020, Impactly sudah memberikan Impact ke berbagai bisnis untuk menghasilkan lebih dari 220ribu lead dari berbagai media digital, mendatangkan lebih dari 7 juta visitor/klik dari Google tanpa iklan, dan memperkuat branding di mesin pencari.
Previous Article perbedaan pengiriman cargo dan reguler Inilah Perbedaan Cargo dan Reguler di Dunia Pengiriman
Next Article jenis jenis kemasan produk Jenis-jenis Kemasan Produk untuk Bisnis yang Perlu Anda Tahu
1 Comment
  • Ping-balik: Dicky s
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

– Advertisement –
Seedbacklink
Banner BlogPartner Backlink.co.id

Cekidot adalah website tracking resi dan ongkir seluruh ekspedisi berbasis website yang terintegrasi oleh puluhan jasa pengiriman.

Sitemap
  • Beranda
  • Cek Resi
  • Cek Ongkir
  • Tentang Kami
Kategori
  • Logistik
  • Bisnis
  • Belanja Online
  • Investasi
Kebijakan & TnC
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
Cekidot.idCekidot.id
Follow US
© 2020 - 2025 Cekidot. All Rights Reserved. Developed by Impactly.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?