{"id":13136,"date":"2023-10-09T08:00:00","date_gmt":"2023-10-09T01:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cekidot.id\/blog\/?p=13136"},"modified":"2023-10-09T08:00:00","modified_gmt":"2023-10-09T01:00:00","slug":"cara-lacak-paket-pos-dengan-nama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cekidot.id\/blog\/cara-lacak-paket-pos-dengan-nama\/","title":{"rendered":"Begini Cara Lacak Paket Pos dengan Nama Tanpa Ribet"},"content":{"rendered":"\n<p>Ternyata cara lacak paket pos dengan nama bisa dilakukan dengan mudah. Selama ini kamu pasti melacak paket memakai nomor resi, namun nomor resi tidak selalu menjadi syarat utama untuk melacak barang. Hal ini karena dengan nama saja kamu sudah bisa melacak paketnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun jika memakai nama, kamu tidak bisa melacak dari aplikasi atau website bantuan. kamu bisa memakai cara melacak lainnya tanpa nomor resi yaitu menghubungi CS atau datang ke kantor secara langsung untuk bertemu petugas. Pahami alur tentang cara <a href=\"https:\/\/www.cekidot.id\/cek-resi\/pos\">lacak paket pos<\/a> dengan nama berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Lacak Kiriman Paket POS Indonesia dengan Nama<\/h2>\n\n\n\n<p>Lacak kiriman pos dengan nama caranya tidak sulit. Jadi jika kamu kehilangan kertas <a href=\"https:\/\/www.cekidot.id\/blog\/mengenal-apa-itu-nomor-resi-dan-fungsinya\/\" data-type=\"post\" data-id=\"9084\">nomor resi<\/a>, jangan panik dulu. Kamu bisa datang langsung ke kantor pos terdekat dari rumah atau menghubungi CS, coba pahami penjelasan detail tentang caranya berikut ini agar lebih mudah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Siapkan Data Pendukung Paket<\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah pertama untuk lacak paket pos dengan nama adalah menyiapkan data pendukung dulu yang berkaitan dengan barang. Data tersebut adalah penerima, pengirim dan data lainnya yang mungkin diminta, misalnya waktu pengiriman barang atau alamat lengkap penerima.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.cekidot.id\/blog\/cara-cek-resi-pos\/\" data-type=\"post\" data-id=\"12672\">Cara Cek Resi Pos, Cukup Pakai Smartphone Tanpa Ribet<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Hubungi CS POS Indonesia<\/h3>\n\n\n\n<p>Selain mendatangi kantor secara langsung, kamu juga bisa menghubungi CS kantor pos melalui kontak yang bisa dihubungi. Jika menghubungi CS, kamu tidak perlu datang ke kantor pos. Namun sebelum lacak paket pos dengan nama, cari dulu informasi kontak CS dulu di internet.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Datangi Kantor POS Terdekat (Alternatif)<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah menyiapkan data pendukung tersebut, selanjutnya kamu harus datang ke kantor pos terdekat dari rumah. Sebelum lacak kiriman pos dengan nama, cari informasi alamat kantornya dulu melalui internet. Jika sudah tahu alamat lengkapnya, segera kunjungi untuk bertemu agen.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Tanyakan Keluhan dengan Sopan<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika sudah datang ke kantor langsung atau menghubungi CS, sampaikan keluhanmu secara sopan. Sampaikan bahwa kamu ingin melacak paketnya namun tidak memiliki nomor resi, misalnya karena hilang atau alasan lainnya. Sampaikan juga keluhanmu dengan cara yang jelas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Sampaikan Data Pendukung Paket<\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah lacak paket pos dengan nama berikutnya adalah menyampaikan data pendukung yang sudah disiapkan sebelumnya, yaitu siapa penerima dan pengirimnya. Namun jika masih diminta data pendukung lain seperti alamat dan waktu pengiriman, sampaikan saja langsung pada agen.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Petugas \/ CS Akan Menginformasikan Posisi Paket<\/h3>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, petugas atau CS akan memproses keluhanmu dengan cara mencari posisi paketnya berdasarkan data \u2013 data pendukung sebelumnya. Tunggu sebentar selama petugas atau CS mencari posisi paketnya melalui database, lalu petugas atau CS akan memberi tahu statusnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.cekidot.id\/blog\/cara-cek-resi\/\" data-type=\"post\" data-id=\"12723\">Cara Mengecek Resi ke Semua Ekspedisi dengan Akurat!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Tanyakan Nomor Resi Paket<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah petugas menyampaikan status paketnya, langkah lacak paket pos dengan nama berikutnya adalah menanyakan nomor resi. Di dalam status tersebut, biasanya sudah terdapat informasi nomor resi yang bisa kamu tanyakan. Petugas atau CS akan membacakan nomornya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Simpan Nomor Resi Untuk Pelacakan<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah menanyakan nomor resi, sebaiknya simpan nomor resi tersebut segera agar bisa dipakai untuk melacak paketnya. Kamu bisa menyimpannya melalui catatan di kertas atau diketik dan disimpan di dalam HP. Kemudian lakukan pelacakan melalui halaman <a href=\"https:\/\/www.cekidot.id\/cek-resi\">cek resi<\/a> di Cekidot.id.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika memahami langkah \u2013 langkah tersebut, kamu tidak perlu bingung di mana posisi paket selama pengiriman barang. Kamu juga bisa memperkirakan sendiri kapan paketnya akan sampai di rumah setelah melakukan langkah \u2013 langkah lacak paket pos dengan nama tersebut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ternyata cara lacak paket pos dengan nama bisa dilakukan dengan mudah. Selama ini kamu pasti melacak paket memakai nomor resi, namun nomor resi tidak selalu menjadi syarat utama untuk melacak barang. Hal ini karena dengan nama saja kamu sudah bisa melacak paketnya. Namun jika memakai nama, kamu tidak bisa melacak dari aplikasi atau website bantuan. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":13838,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"content-type":"","rank_math_lock_modified_date":false,"footnotes":""},"categories":[39],"tags":[],"class_list":{"0":"post-13136","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-logistik"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cekidot.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13136"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cekidot.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cekidot.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekidot.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekidot.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13136"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.cekidot.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13136\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekidot.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13838"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cekidot.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13136"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekidot.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13136"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekidot.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13136"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}